A huge collection of 3400+ free website templates JAR theme com WP themes and more at the biggest community-driven free web design site
Home / Berita / Jawa Barat / Kisah di Balik Puncak Aher di Geopark Ciletuh, Berteduh di Saung Sempit hingga Menjadi Viral

Kisah di Balik Puncak Aher di Geopark Ciletuh, Berteduh di Saung Sempit hingga Menjadi Viral

Dari tepi Jalan Simpang Loji-Pantai Palangpang yang beraspal mulus, perjalanan menanjak di atas jalan berbatu sekitar satu kilometer lagi masih harus ditempuh ke sebuah puncak bukit.Warga sekitar menamainya Puncak Aher, sebuah puncak bukit dengan pemandangan langsung ke Teluk Ciletuh yang memendam kisah Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan saat menjelajahi kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu.Masih segar dalam ingatan Gubernur Jawa Barat yang akrab disapa Aher ini saat dirinya menjelajahi kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu dua tahun lalu. Saat itu dirinya melakukan survei untuk membangun jaringan jalan dari Palabuhanratu ke Ciletuh, juga untuk meningkatkan jaringan jalan lain di sekitarnya.Saat itu sebagian besar jalan di kawasan tersebut masih berupa hamparan batu atau hanya jalan setapak, sedangkan pembangunan jalan harus dilakukan sebagai syarat pengajuan geopark tersebut menjadi Unesco Global Geopark.Aher memang sangat bersemangat untuk menjadikan Ciletuh diakui Unesco demi kemajuan kawasan tersebut.Saat melakukan perjalanan dari Puncak Darma menuju Paltiga, beberapa mobil rombongan survei tidak bisa melanjutkan perjalanan akibat jalannya terlalu curam dan hanya hamparan batu.Mereka kemudian beristirahat bersama Aher di sebuah puncak bukit.Di sebuah saung yang hanya muat untuk ditempati nyaman oleh empat orang, Aher dan rombongan beristirahat. Sambil menunggu makan siang yang saat itu dalam perjalanan, Aher berjalan berkeliling puncak di Kecamatan Ciemas tersebut.Aher pun mengambil foto di puncak itu, di antara hamparan rumput ilalang, dengan latar belakang pemandangan Teluk Ciletuh. Foto inilah yang kemudian viral di media sosial sampai dijadikan salah satu foto di Kalender 2017 yang dipublikasikan Pemprov Jabar."Saya waktu itu di saung kecil duduk, diam saja menunggu makan siang sampai dua jam setengah. Mana lapar, hujan juga waktu itu. Ternyata makanan lama sampai karena perjalanannya sulit. Tapi di sela menunggu, saya berfoto dan fotonya jadi viral," kata Aher seusai peresmian Puncak Aher di Geopark Ciletuh-Palabuhanratu, Jumat (20/4/2018).Aher mengatakan tidak sedikitpun terbersit saat itu memberi nama bukit tersebut dengan nama dirinya. Namun, rombongan Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi dan tim survei paralayang beberapa waktu lalu mendatanginya dan memberitahunya bahwa warga sudah menamai puncak tersebut dengan nama Puncak Aher.Selain karena cerita mengenai Aher yang berdiam lama di puncak tersebut, warga menamainya demikian karena foto Aher di puncak tersebut yang menjadi viral."Yang saya pahami, nama seseorang disematkan menjadi nama sebuah tempat biasanya orangnya sudah meninggal. Setelah didiskusikan, ternyata tidak ada masalah, dan masyarakat biasa saja," katanya.Berdasarkan pemantauan para ahli, katanya, Puncak Aher lebih ideal daripada Puncak Darma dan Panenjoan untuk dijadikan lokasi olahraga paralayang. Jarak antara Puncak Aher ke Pantai Palangpang pun lebih panjang, yakni tiga kilometer.Tidak hanya angin yang besar dan stabil, kata Aher, sinyal telepon seluler pun cukup stabil di puncak tersebut, berbeda dengan kawasan lainnya di Ciletuh.Aher berharap warga Sukabumi aktif dalam menjaga dan melestarikan alam, budaya, dan bentang geologi di ujung Jawa Barat tersebut. Pemerintah, katanya, terus berupaya membangun infrastruktur dan membuat masyarakat sadar akan pentingnya menjaga kawasan geopark ini.Dari Puncak Aher, bentangan Geopark Ciletuh-Palabuhan Ratu terlihat jelas pada cuaca cerah. Mulai dari kawasan ampitheater, Puncak Darma, Panenjoan, hamparan sawah, lekukan Pantai Palangpang, sampai Pulau Kunti, semuanya tampak dari atas bukit tersebut.Seusai peresmian nama Puncak Aher yang ditandai dengan penandatanganan prasasti, salat jumat pun digelar di lokasi yang sama. Di bawah tenda, deretan kursi disingkirkan, diganti dengan hamparan terpal putih dan sajadah.Warga bersama jajarPemprov Jabar pun duduk mengikuti salat jumat yang dikhatibi dan diimami langsung oleh Aher.Mungkin ini pertama kali bukit tersebut dijadikan tempat salat jumat, dengan pemandangan alam kelas dunia. Menjadi awal yang baik untuk menyambut Geopark Ciletuh-Palabuhanratu yang kini menjadi geopark dunia, setelah diakui Unesco pada 17 April 2018.#WisataJabar #GeoparkCiletuh #GeoparkDunia #UNESCO #PuncakAher

About admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: